rondonuwu.net
6. Bertahanlah!
view from Apple Store HK
6. Bertahanlah!

PENELAAHAN ALKITAB

Petrus menyangkal Yesus
Lukas 22:54-62

(54) Lalu Yesus ditangkap dan dibawa dari tempat itu. Ia digiring ke rumah Imam Besar. Dan Petrus mengikut dari jauh. (55) Di tengah-tengah halaman rumah itu orang memasang api dan mereka duduk mengelilinginya. Petrus juga duduk di tengah-tengah mereka. (56) Seorang hamba perempuan melihat dia duduk dekat api; ia mengamat-amatinya lalu berkata: "Juga orang ini bersama-sama dengan Dia." (57) Tetapi Petrus menyangkal, katanya: "Bukan, aku tidak kenal Dia!" (58) Tidak berapa lama kemudian seorang lain melihat dia lalu berkata: "Engkau juga seorang dari mereka!" Tetapi Petrus berkata: "Bukan, aku tidak!" (59) Dan kira-kira sejam kemudian seorang lain berkata dengan tegas: "Sungguh, orang ini juga bersama-sama dengan Dia, sebab ia juga orang Galilea." (60) Tetapi Petrus berkata: "Bukan, aku tidak tahu apa yang engkau katakan." Seketika itu juga, sementara ia berkata, berkokoklah ayam. (61) Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus bahwa Tuhan telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku." (62) Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

PENEMUAN

Setelah membaca perikop tadi, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut...

1. Menurutmu, mengapa Petrus melakukan perbuatannya itu?

a. Agar dapat diterima lingkungan.
b. Ia sangat ketakutan.
c. Ia ingin menyelamatkan dirinya.
d. Ia lupa akan janjinya pada Yesus.
e. Ia tidak ingin menjadi murid Yesus lagi.
f. Ia tidak dapat bertahan.
g. Lainnya: _______________

2. Menurutmu, apa yang Petrus rasakan ketika menyangkal Yesus?

a. Seperti pengkhianat.
b. Seperti pendusta.
c. Seperti pelarian.
d. Pintar.
e. Sedikit mementingkan diri sendiri.
f. Sedikit malu.
g. Takut melihat Yesus lagi.
h. Bangga akan jawabannya.
i. Lainnya: _______________

3. Jika kamu adalah salah seorang murid Yesus, bagaimana perasaanmu menghadapi Petrus yang baru saja menyangkal Yesus?

a. Menyepelekan Petrus.
b. Ingin mengadukan perbuatan Petrus ke Yesus.
c. Ingin memarahinya.
d. Merasa kasihan terhadap Petrus.
e. Mengatakan bahwa perbuatannya bodoh.
f. Biarkan saja itu berlalu.
g. Lainnya: _______________

4. Bagaimana menurutmu perasaan Yesus saat Ia melihat tepat kepada Petrus?

a. Dikhianati.
b. Seperti ditikam dari belakang.
c. Sakit hati.
d. Kecewa.
e. Mengerti.
f. “Aku bilang juga apa...”
g. “Aku tidak akan menyembuhkan ibu mertuamu lagi!”
h. Lainnya: _______________

5. Apa yang kamu pelajari dari kisah tadi?

KISAH HIDUPKU

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut sendiri-sendiri...

1. Bila kamu menghadapi keadaan seperti Petrus, apa yang akan kamu rasakan saat penjaga penjara di Yerusalem bertanya kepadamu apakah kamu murid Yesus?

a. Tegar.
b. Bangga karena kenal Yesus.
c. Lidah kelu.
d. Ingin menyembunyikan diri.
e. Ingin berbohong... sedikit.
f. Lainnya: _______________

2. Bagaimana jawabmu kepada penjaga penjara itu?

a. Sama seperti Petrus.
b. Mengatakan yang sebenarnya, apa pun yang terjadi.
c. Mengatakan sebagian kebenaran agar tidak diapa-apakan.
d. Pura-pura tidak dengar.
e. Mengalihkan pokok pembicaraan.
f. Lainnya: _______________

Mengapa?

3. Saya mungkin akan menyangkal Yesus bila menghadapi keadaan...

4. Petrus kemudian menjadi pemimpin gereja yang berani. Apa menurutmu pelajaran yang Petrus ambil dari pengalamannya ketika menyangkal Yesus?

5. Pernahkah kegagalanmu justru menolongmu di kemudian hari? Bagaimana kejadiannya?

6. Apa yang kamu pelajari dari pertanyaan-pertanyaan tadi?

MELANGKAH LEBIH JAUH

Pengampunan Allah... dan aku

Ambil beberapa menit untuk mengisi pertanyaan-pertanyaan berikut, kemudian rundingkan hasilnya...

1. Daftar berikut berisi hal-hal salah yang dilakukan banyak orang, termasuk orang Kristen. Maukah Allah mengampuni dosa-dosa itu? Pilihlah Y (ya), M (mungkin) atau T (tidak).
 

   Y  M  T
Mencuri barang orang lain.      
Membunuh seseorang.      
Seks bebas.      
Kabur dari rumah.      
Terlibat narkotika.      
Menjatuhkan nama baik seseorang.      
Sering berbohong kepada orangtua.      
Menyontek.      
Secara tidak sengaja merusak milik orang lain.      



Allah yang baik... sering kali saya seperti Petrus. Saya takut akan apa yang orang sekeliling akan lakukan bila mereka tahu bahwa saya adalah pengikut-Mu. Kadang-kadang saya melakukan hal-hal yang mengecewakan-Mu. Kadang-kadang saya melakukan hal-hal yang sangat salah sehingga saya tidak yakin Engkau mau mengampuni saya.
Bacalah 1 Yohanes 1:9

(9) Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

2. Dalam hal pengampunan Allah, saya...

a. tidak terlalu merasakannya.
b. berpegang pada hal itu.
c. pikir dapat melakukan dosa tanpa kena sanksi.
d. tahu itu semua karena cinta-Nya pada saya.
e. harap saya tahu lebih banyak.
f. Lainnya: _______________

Baiklah Allah, Engkau mau mengampuni saya. Tapi kadang-kadang saya tidak dapat mengampuni diri saya sendiri. Saya selalu teringat akan betapa bodohnya saya.
Bagaimana saya dapat mengampuni diri saya sendiri?
Bacalah apa yang Paulus katakan dalam Filipi 3:12-14

(12) Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. (13) Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, (14) dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

3. Dalam hal mengampuni diri sendiri, saya... (letakkan tanda di antara kedua pilihan)
 

telah menyadarinya 1 2 3 4 tidak bisa menerimanya
belajar menerima kasih Allah 1 2 3 4 mengecewakan diri saya
merasa bodoh 1 2 3 4 tahu bahwa saya anak Allah
belajar mengaku dosa 1 2 3 4 tidak bisa mengakui kesalahan
tetap dekat dengan Allah 1 2 3 4 merasa jauh dari Allah

 

APLIKASI PRIBADI

Apakah kamu membutuhkan keyakinan bahwa Allah telah mengampunimu?
Atau kamu membutuhkan pengampunan dari diri sendiri?

Sediakan waktu bersama temanmu untuk menceritakan kebutuhanmu akan pengampunan Allah atau dirimu sendiri.

Berdoalah mengenai kebutuhanmu akan pengampunan.
Ingatlah ayat-ayat yang telah kamu pelajari.

Berjanjilah satu sama lain bahwa kamu akan saling mendoakan mengenai kebutuhan ini untuk minggu-minggu yang akan datang.

Ingatlah, Allah mengasihimu sebagaimana adanya kamu, tetapi ia juga tidak akan membiarkan kamu hanya sebegitu saja.

H1 Header 1

H2 Header 2

H3 Header 3

H4 Header 4

Border Color
Body only

(c) Jody Rondonuwu